Sunday, November 3, 2013

Mungkin dengan tak memakbulkan doamu sebelum ini,


dengan nama tuhanku yang menciptakan,





Kadang-kadang dalam setiap perkara yang Allah takdirkan untuk kita, susah benar untuk rasakan kasih sayangNya .
ehem, pastinya sebab gelapnya hati, sampai tak terlihat kasih sayang Allah yang begitu indah .

Tapi, untuk yang ini .
Terasa seluruh kasih sayang Allah .
Terasa .

Bila Allah tetapkan untuk saya mengenali 319 orang sahabat-sahabat Batch Al Banna sejak tingkatan 4,
kemudian hinga ke tingkatan 5 .
Dan bila Allah masih meletakkan saya di bumi sama,
belajar mengenali-memahami-mendekati sahabat-sahabat Al Banna yang baru,
saya makin memahami bahasa kasih sayang Allah .

Dan untuk merasakan seperti ini, saya mengambil masa yang agak lama .
Ya, memang lama .

Selalu dalam otak; ada sesi banding-beza, kawan-kawan dulu dengan kawan-kawan sekarang .
Kawan dulu, macam ni .
Kawan sekarang, macam ni .

Lama-lama, saya jadi penat sendiri .
Ini realiti,
kawan-kawan dulu tak sama dengan kawan-kawan sekarang .
Dan kawan-kawan sekarang tak sama dengan kawan-kawan dulu .

Rupanya untuk memahami semua ini;  yang pertama,
saya harus cuba menerima dengan lapang dada setiap yang datang dari Allah .

Bila Allah meletakan saya dalam macam-macam situasi,
sehingga terkadang saya sendiri rasa 'lost'   .
Dan dari situ, saya belajar .

Bila Allah mentakdirkan saya jumpa ramai sahabat,
dengan macam-macam latar belakang .
Dan dari situ, saya belajar .

Bila Allah mentakdirkan saya bertemu dengan mereka-mereka ini,
duduk mengenali dan cuba memahami .
Dan dari situ, saya belajar.

Suriyus!
Terlalu banyak dari kalian, yang Allah mahu saya belajar .

Namun setelah setiap yang Allah aturkan, saya jadi faham .
Dan saya semakin memahami bahasa kasih sayang Allah .
Allah memberikan kasih sayangnya untuk setiap hamba--
dengan seni yang berbeza .

Mungkin dengan tak memakbulkan doaku sebelum ini, untuk menyambung pengajian ke bumi anbiya';
tanda kasihnya Allah padaku .
tanda cintanya Allah padaku .



Aku masih disini, kerana masih banyak yang Allah mahu aku pelajari dari mereka;
sahabat-sahabat .

untuk semuanya,
maka bersangka baiklah .

Dengan Allah .
ya ?


syukur dan terus syukur !
:)


***
+dah lama tak post entri, otak berkarat nak post pepanjang . 

Thursday, May 30, 2013

Soalan-soalan panas .



Dengan Nama Tuhanku Yang Menciptakan .



                            Muzicons.com





2 jam 30 minit dalam penerbangan KL-Jogja minggu lepas , cuba saya tenangkan dengan mendengar mp3 . 
Sebenarnya agak tidak me'ready'kan hati untuk berjaulah jauh .
Banyak perkara yang masih belum settle, dengan persiapan sambung pengajian, dengan persiapan mental dan hati .

Semuanya masih separuh-separuh .
T.T

"Cuba la dengar yang ni . "
 Adik suruh dengar lagu favouritenya  . Alhamdulillah seat kami bersebelahan .
" Ok, ok . Tekanlah  play . 

**

Mereka kata kau akan sayu di daerah itu
Jawab aku selalu bersama Tuhanku
Kupasrah padaNya sehening tiupan salju
KernaNya aku rasa jitu dan mampu melebihi manusia beribu

Daerah ini daerah tenang sekalipun ada yang kata usang
Daerah ini daerah damai sekalipun sukar untuk sampai
Daerah ini daerah merdeka sekalipun ada yang memeranginya
Biarkan saja aku di daerah ini..

Kata mereka daerah mu itu jauh
Jawab ku pada Tuhan aku bersauh kukuh
Yang jauh itu jiwa yang mungkir
Padaku daerah ini amat hampir

Kata mereka daerah kau itu sepi
Jawabku aku tak pernah sunyi dengan alunan murni
Yang sepi itu jiwa yang inginkan pujian
Padaku cukuplah dengan irama keredhaan Tuhan

Daerahku ini daerah berpendirian
Berpaksikan firman Tuhan
Bukan hukum insan bukan gema sorakan bukan riuh tepukan

Daerah ini tak pernah peduli
Apa kata abdi atau pembesar negeri
Daerah ini berpasakkan Nabi
Bagindalah mimpi Bagindalah realiti

Biarkan saja aku di daerah ini
Sekalipun ada yang tak gemari
Biarkan saja aku di daerah ini
Sendiri membawa diri & sanubari

Biarkan saja aku di daerah ini
Sekalipun ada yang tak gemari
Biarkan saja aku di daerah ini
Kerna aku mengerti ia amat suci & abadi

Di daerah ini, biarlah aku . 

-Daerah Ini, Algebra .


**

Sekarang musim-musim sambung pengajian .


Jordan-Jepun-Mesir-German-Beijing-United Kingdom-Australia-Dublin-Morocco-Korea-Perancis-New Zealand .


Impian menuntut ilmu di bumi asing, *ehemm oversea*, siapa tak nak, kan .

Dan dalam situasi ini saya mula belajar, untuk setiap sesuatu yang dikira istimewa dan besar, atau dalam hal-hal terkecil sekalipun , selalu Allah aturkan orang-orang yang paling tepat untuk menerimanya .

Mereka diizin terbang, tujunya ke daerah-daerah dan negara-negara hebat .

Bertebaran ke seluruh pelusuk muka bumi  .

Dan saya,

kekal di daerah ini .

Yang jelas, sekarang bukan masanya untuk menimbang-tara lagi, sekadar mana persediaan ?



Medan ini menuntut untuk ilmu segera diterjemah menjadi amal .

Bukan sekadar kematangan fikrah atau kelajuan bicara .

Medan ini memerlukan lebih dari sekadar sebuah 'persediaan' .

Sangat-sangat berat untuk difikirkan . 

Awalnya, memang sangat tak mudah untuk memutuskan keputusan .

Istikharah dan istisyarah, akhirnya masih daerah yang ini Allah susunkan .

Daerahku ini daerah berpendirian
Berpaksikan firman Tuhan
Bukan hukum insan bukan gema sorakan bukan riuh tepukan
-Daerah Ini, Algebra


Berkali-kali mendengarkan lagu ni, dan liriknya sangat tajam tepat mengenai sasaran .

Allahu .
T.T

Berkali-kali juga saya bertanya diri, kuatkah engkau untuk semua ini ?

Mampukah engkau untuk menghadapi ini ?


Dan saya masih tetap terkaku daripada menjawab soalan-soalan 'panas' begitu .

Panjangkanlah kekuatan ini, Ya Allah .
Teguhkan pendirian ini, Ya Allah .

**




Jogja dan survival hidup .
Lahar  Merapi menyuburkan tanah Jogja .


Lorong .
Bakal pewaris ulama'.


"Orang berilmu dan beradab tidak akan diam di kampung halaman 
Tinggalkan negerimu dan merantaulah ke negeri orang 
Merantaulah, kau akan dapatkan pengganti dari kerabat dan kawan 
Berlelah-lelahlah, manisnya hidup terasa setelah lelah berjuang. 
Aku melihat air menjadi rusak karena diam tertahan 
Jika mengalir menjadi jernih, jika tidak, kan keruh menggenang. 
Singa jika tak tinggalkan sarang tak akan dapat mangsa 
Anak panah jika tidak tinggalkan busur tak akan kena sasaran. 
Jika matahari di orbitnya tidak bergerak dan terus diam 
Tentu manusia bosan padanya dan enggan memandang. 
Bijih emas bagaikan tanah biasa sebelum digali dari tambang 
Kayu gaharu tak ubahnya seperti kayu biasa jika di dalam hutan. 
"Imam Syafi’i "
 -Negeri 5 Menara - A. Fuadi

Allahu, sangat seni tarbiah yang Allah aturkan, rupanya jaulah yang diawali dengan hati yang separuh, dapat dihabiskan dengan bawa pulang hati yang penuh .


Allah mengatur, agar saya dapat melihat dari dekat hidup manusia-manusia yang bertarung dengan kesusahan dan berdepan dengan bencana alam hanya untuk survival hidup .


Dan setelah melihat tu semua, saya harus berhenti mengukur ketidakmampuan diri, berhenti untuk selalu memandang sisi lemah diri, juga berhenti untuk terus bersedih atas setiap yang tak dapat dipenuhi .


Sekarang, harus mula belajar untuk terfokus penuh untuk memanfaat setiap peluang yang Allah masih beri .

Jogjakarta sungguh, sarat tarbiah . :')

Sahabat,

setiap kita ada jalan yang berbeza .

Allah mengajarkan kita hikmah yang terlalu seni untuk kita sendiri meneliti .

Mungkin sekarang, mungkin nanti . Tapi tetaplah percaya, yang terbaik telah Allah aturkan untuk setiap hamba .

Tinggal lagi, kita .

Sama ada bersedia menerima atau mentah-mentah menolak takdir yang telah Allah aturkan cantik .

Landasan perjuangan kita kan masih sama ?

Teruslah bergerak, berhentilah mengeluh atas setiap perancangan kita yang Allah tangguhkan .



 Jika kau mengerti untuk apa dan kemana kau hidup. Kau hanya perlu untuk tersenyum, lalu kembali menengadahkan kepalamu ke depan. Tekan kedua tanganmu diatas bumi, lalu bertolaklah untuk berdiri.


Untuk setiap soalan-soalan panas yang kita tanyakan pada diri kita, cubakanlah untuk jawab,
"Ya, aku mesti usaha untuk bersedia . "  :")

Sungguh Allah tahu,

kita memerlukan yang mana, dan kita diperlukan di mana .




.

Allahumma Ameen .

Dan semuanya, moga allah redha .

Friday, May 3, 2013

Legoland atau Disneyland .


Dengan Nama Tuhanku Yang Menciptakan









***
" Ketika lepas bebas di alam remaja,
Impianku tidak mengenal batasan-aku ingin mengubah DUNIA.

Apabila usia meningkat dewasa dan aku semakin matang
Kusedari… rupanya dunia tidak akan berubah.
Lalu aku bataskan jangkauan,
Memadailah jika aku dapat mengubah NEGARA,

Namun ini juga tidak kesampaian.
Di usia senja, pilihan terakhirku ialah untuk mengubah KELUARGA,
Dan mereka yang terdekat,
Malangnya…mereka juga tidak mampu kuubah.

Kini, di perbaringan menanti maut,
Baru ku sedari.
Andainya dahulu yang pertama kuubah adalah DIRI SENDIRI,

Dengan menunjukkan teladan yang baik,
Pasti aku dapat mengubah KELUARGA.

Lantas…dengan sokongan dan dorongan semangat mereka,
Aku pasti mampu mengubah NEGARA.
Dan siapa tahu…mungkin juga aku mampu mengubah DUNIA "


Petikan halaman 313 & 314 - Mukmin Profesional, 
Ust Pahrol Md Juoi .

**


Kat atas tu gambar-gambar Istana Al Hambra . Kat bawahnya, antara petikan buku Mukmin Profesional yang sangat meresap dan menyentap . 

Sengaja disatukan keduanya, muhasabah bersama .

Andai ditanya tempat mana kat dunia ni yang sangat sangat ingin dijelajahi .
Saya jawab, Sepanyol .

Keterujaan bertambah-tambah lepas tengok video Shift Your Paradigm kat bawah tu dua tahun lepas .

Ohh, terjatuh cinta mungkin, 
pada kisah-kisahnya
ilmu-ilmunya
seni-binanya
pahlawan-pahlawannya
gemilang-gemilangnya .

Dan semua yg wujud pada zaman itu, di tempat itu .

**
Dulu kat Sambest, rumah sukan kami ada empat . 

A-Andalus
B-Basrah
C-Cordova
D-Dimasyq

Dari situ mula kenal kota-kota tamadun Islam .
Dulu semangat sorak masa sukan, tapi tak berjiwa langsung nak sorak atas-nama-rumah-ku-kota-orang-islam .
Sorak-sorak, menang sukan, menang amal islami, lepastu habis . =.=
(Oh saya rumah Dimasyq dan selalu juara . :p ) 


Sekarang, baru nak ada semangat, nak tahu apa kisah-kisah disebaliknya .
Siapa the unsung heroes  yang terlibat, bagaimana cerita betapa cintanya umat Islam dahulu pada tanah ini . 

Sekarang, baru nak belajar belajar mencintai kota dan ketamadunan Islam .
Moga masih tak terlambat untuk tahu
apa yang ada pada mereka
tapi tiada pada kita .

Kekuatan intelek dan iman mereka boleh gerenti luar biasa .
Dari pemimpinnya,
sampailah ke rakyat jelata .

Terlalu banyak ibrah dan sirah yang perlu dipelajari dari kota ini . 

Bani Umayyah yang mengasaskan .
Cordova sebagai pusat para ilmuwan .
Universiti dan perpustakaan tumpuan .
Thariq bin Ziyad sebagai pahlawan .

Sangatlah sedih bila tempat-tempat sebegini, kita lebih nampak 'cantik'nya berbanding 'sirah'nya .

Dan lebih sedih, apabila generasi X,Y dan Z  lebih mengenali Legoland atau Disneyland dan pelbagai 'land' yang lain berbanding 'land' yang ini .

Inilah 'land' kita, orang Islam .
Al Hambra, atau dijuluki "Istana Yang Hilang "  ini perlu dimaknakan kewujudannya .



Moga Allah memudahkan .


--

p/s- kredit kpd tepianmuara untuk gambar no 4 , yang selebihnya rembatihsan google . ahha .



Salam Jumuah . :)

Wednesday, April 10, 2013

Agar dia menjadi imammu .



Seorang sahabat berkata padaku
"aku ingin menikah
dengannya...hanya dengannya..."
aku bertanya mengapa
"agar ia menjadi imamku...
agar ia membimbingku...
agar ia mengajariku arti ikhlas dan cinta
agar ia membangunkanku solat malam
agar ia membersamaiku
dalam santap buka yang sederhana"

"ahh...itulah masalahnya,"kataku
dan dia kini tahu
bahwa khawatirku benar
bahwa sosok lelaki penyabar yang dia kenal
juga bisa marah, bahkan sering
bahwa sosok lelaki soleh yang dia damba
kadang sulit dibangunkan untuk
solat subuh berjamaah
bahwa lelaki yang menghafal juz-juz al Quran itu
tak pernah menyempatkan diri
mengajarinya a-ba-ta-tsa

"ahh...itulah masalahnya"

semakin mengenali manusia
yang makin akrab bagi kita
pastilah aib-aibnya,
sedang mengenali Allah
pasti membuat kita
mengakrabi kesempurnaanNya

maka gantungkanlah harapan
dan segala niat untuk menjadi baik
hanya padaNya
hanya padaNya...

jadilah ia tali kokoh yang mengantar pada bahagia
dan surga .

-Salim A.Fillah,
  Dalam Dekapan Ukhuwah .
--




Cuma satu sahabatku,

Agar dia mampu menjadi imammu--

kamu lebih dulu harus menjadi hambaNya . 

Cintailah kebaikan,

atas nama Tuhanmu --
bukan kerana manusia .

Tuhanmu, Allah--

kekal .

Manusia, makhluk--

akan binasa .

biar  dalam hati kita melimpah,

rasa hamba-sehambanya!

-najihahusna
***




Mulai sekarang kena belajar cakap kat diri sendiri,

"Semoga ini yang saya tulis,
mampu terpakai juga ketika saya menasihati dirinya ."

Hakikat menasihati diri kan semestinya,
hari-hari .


:)

Saturday, April 6, 2013

Tak payah risau, orang Islam bukan baca pun .

Dengan Nama Tuhanku Yang Menciptakan .



Moshe Dayan


Belajar berbagi dengan hati yang luas . Sebanyaknya .
Itu gol saya tahun ni . 
Oh, saya memang bukan orang yang akan meletakkan azam pada setiap tarikh 1 hari bulan Januari setiap tahun .
Saya belajar untuk meletakkan gol untuk setiap perancangan saya, setelah banyak perkara yang Allah izinkan untuk saya lalui .
Kita hanya boleh beri, apa yang kita ada . - Dr Muhaya .

Terdiam .

Sejak sekolah rendah, saya bukanlah orang yang terlalu into sangat dengan buku .
Bila saja ada program NILAM , mulalah acara salin sinopsis buku . Eheh, sinopsis pendek-pendek belakang kulit buku .
Semestinya salin sinopsis tanpa baca pun isi penuh buku tu .
Kadang-kadang salin dari buku NILAM kawan . =.=

Saya taktau, saya memang alergik dengan apa-apa yang berkaitan dengan program NILAM . 
Leceh . Rumit .

Sampai satu hari saya jumpa ini,
"Read, and you'll conquer the world . " -Napoleon Bonaparte

Sejak tu terasa ada orang baling batu tepat kat muka .

Apa yang saya mampu beri, kalau saya sendiri kosong ?
Apa yang saya nak sumbang, kalau saya tak tahu ?
Nak kuasai dunia ? Pigi dah .

 

Moshe Dayan, seorang penulis Yahudi pernah menggariskan tiga kelemahan utama umat Islam dalam satu artikelnya . 

Pertama, umat Islam tak pernah belajar dari sejarah lampau
Kedua, umat Islam tak merancang  dengan teliti .
Ketiga, umat Islam terdiri daripada orang-orang yang malas membaca .
Sebaik sahaja artikel ini diterbitkan, ramai orang Yahudi marah kerana mereka berfikir orang Islam akan mengubah kelemah-kelemahan ini selepas mereka tahu .
Namun apa yang dijawab Moshe Dayan ? 
"Tak payah risau, orang-orang Islam takkan tau . Diorang bukannya baca pun . "

*pengsan* 

--
2 , 3 hari lepas . Akak beriya-iya mengadu pasal jumlah buku bacaannya 
yang katanya sangat sikit . 

Ehemm, petanda baik nak ajak akak manja dengan buku .
Akak memang agak busy . Tambah-tambah dah jadi pelajar tahun 3 .
Dengan tesisnya segala .

Duduk duduk sambil pegang buku susah nak jadi pilihan . Banyak lagi benda lain nak difokus .

Saya tahu tak senang.
Tapi, bila fikir balik apa yang pakcik Moshe Dayan tulis . hmmphh .

Ada jugak beberapa sahabat mengadu pasal hubungan mereka dengan buku .

Sekali lagi saya tahu ini tak mudah .
Setiap orang berbeza .

Tapi, ini yang saya cuba buat awal-awal dulu .



Ini paperwork, saya panggil . *paperwork la sgt*

Cuba letakkan target jumlah buku yang kita nak baca dalam satu tempoh .
List down buku-buku yang kita nak baca . 

Ini, biar  nampak mana dah baca, mana belum .
Ini, biar  ingat, ada gol yang perlu dicapai.

Letaklah paperwork ni  kat tempat yang mudah kita usha hari-hari . Kalau saya, lebih suka tampalkan pd peti ais di dapur. Walaupun taknak tgk, tapi mesti akan tertengok juga. :p

Oh, lagi satu .
Sangat perlu untuk cooperate dengan orang yang rapat  .
Mereka akan berfungsi dengan baik kalau ada minat dan misi yang sama .

Kongsi buku, suggest buku, pesta buku .
Dan dalam banyak hal yang terindah dalam mencintai sahabat dan buku,
kita mula belajar tentang jiwa mereka .

uhhh . >.<


Dalam Dekapan Ukhuwah, Salim A Fillah .


Dalam dekapan ukhuwah, segalanya terasa manis .  ^^


Saya mula semuanya dengan perlahan .
Saya mula semuanya dengan keterpaksaan .

Biarlah walaupun beberapa perenggan je sehari .
Biarlah walaupun beberapa muka je sehari .


Ini cara saya . Gol saya .
Dan setiap kita unik .

Anda, buatlah cara apa pun, macam macam mana pun .
Kan comel kalau sekurang-kurangya cuba,
cuba sama-sama .

Transform ,
jadi umat Islam yang tak suka untuk tak membaca .

Kelak, dunia kita genggam .
Yakinlah .

--
 Pakcik Napoleon Bonaparte .
 Pakcik Moshe Dayan .

 terima kasih . ^^,




Dan orang-orang yang berusaha dengan bersungguh-sungguh kerana memenuhi kehendak agama Kami, sesungguhnya Kami akan memimpin mereka ke jalan-jalan Kami (yang menjadikan mereka bergembira serta beroleh keredhaan) dan sesungguhnya (pertolongan dan bantuan) Allah adalah berserta orang-orang yang berusaha membaiki amalannya.
[Al-Ankabut: 69]




Ya Allah, pilihlah kami menjadi orang-orang yang berusaha bersungguh-sungguh memenuhi kehendak agamaMu .

bukankah indah bila hati dan akal sedang berusaha mengekang hal-hal kecintaan yang lain, dan terfokus: penuh dan sungguh, pada hal yang memang selayaknya dicintai ?-kak umairah

moga ini terlihat sebagai usaha kecil kita, untuk memenangkan Islam .

peace!
selamat membaca .
selamat istiqamah .







-- makin banyak langsir baru warna ala-ala daun segar dah dipasang tepi jalan . oh, patut pun rasa 
    tenang semacam .  :)
   

Monday, March 11, 2013

Yang Indah .












Yang tak perlu kita risaukan,
Allah sangat tahu apa kita perlu .

--

Kita selayaknya percaya total .

Allah tuhanku,
Dia mengetahui yang terbaik untukku .


"dan kepada Allah jualah hendaklah kamu bertawakkal , jika benar kamu orang-orang yang beriman."
(Al-Maaidah 5:23)

.
.
.
.
.

Jika benar kamu orang-orang beriman .
Jika benar kamu orang-orang beriman .




telan air liur .

tarik nafas .
cuba senyum . 



haa, macam tu .  ^^


cuma saya berharap,
momen-momen kemuncak penyerahan dan pengharapan kita ini .
tiada noktah nihayah .

melainkan di sinilah kita belajar,
noktah bidayahnya .


ya ?
--

tawakkal yang sebenar jika di hati kita,
ia akan indah seperti ini,







Our internal dialogue has a very important effect on our life  . - Dr Muhaya .



--

 bidayah - permulaan

 nihayah - pengakhiran

Sunday, February 24, 2013

Heyy ,



^klik hujung kiri atas ni :)



Dengan nama Tuhanku yang menciptakan,

Subhanallah

***

Setiap pahlawan punya kisah tersendiri .

Di perang Uhud, ketika tubuhnya memerisai Rasulullah,
dan tujuh puluh luka menguras darahnya,
Thalhah ibn Ubaidillah berdoa sambil menggigit bibir .
Menahan perit dan sakit .

" Ya Allah, ambil darahku hari ini sekehendakmu hingga Engkau Ridha . "

Allahu .

Tombak, pedang, dan panah yang menyerpih tubuh,
dibiarkannya,
dipeluknya badan sang Nabi seolah tak rela sehujung bulu pun terlepas .

"Kalau ingin melihat sang syahid yang masih berjalan di muka bumi, "
begitu sabda Nabi .
"Lihatlah pada Thalhah . "


-Halaman 289, Dalam Dekapan Ukhuwah, Salim A. Fillah .

***
Saatnya makin dekat .
Semua semakin tidak keruan .

Nanti  .
Tiba harinya .
Saat turun dari kereta .
Berjalan pelan-pelan menuju ke dewan .

Jantung jadi seperti tak stabil . Lihat ke dalam dewan . Dari depan sampai belakang .
Ramai .

Kemudian,
beratur di barisan kelas .
Berjumpa mereka-mereka .
Berjumpa guru-guru .
dan ,



"Saya nak pesan pada pelajar yang nak ambil keputusan periksa, sebelum pergi, tarik nafas dan pejam mata, bayangkan anda sedang tersenyum, dengan slip anda yang cemerlang .

Kalau anda positif, inshaallah yang positif akan datang pada anda ."



-dr muhaya, rabu,10:45am, 91.5fm .



heyy Husna,

kalau kitorang dapat yang bukan  positif .
bagaimana ?

kecewa . fed-up . putus asa .

kah ?

***
nah .
Lupa sudah kisah Thalhah ?

Citanya sungguh .
Mahu menggapai syahid mulia,
yang nyata tidak mati disisiNya .

Thalhah .

Berhabis-habisan .
Bersakit-sakitan .

Tubuhnya dikerah,
memelihara Sang Nabi .
lantas merebut syahid .

Namun tika di Uhud,
Allah belum memilih Thalhah,
Untuk tombak, panah itu,
mengoyak nyawanya .

Belum saatnya .
Itu sungguh aturan Allah .

Lalu, adakah Thalhah terus jatuh terduduk .
Menyesal .
Mengalah .

seperti Allah tidak menghargainya .
atas setiap darah yang telah terhabis di jalan ini .

Dan kemudian meninggalkan Rasulullah ?

?
?

Sama sekali .
Tidak, kan .

Ya, tidak .

Thalhah terus teguh .
Bangkit dan tidak menyerah .
Dia punya makna kejayaan dan kebahagiaan,
yang lebih besar .

Dengan kudrat yang ada sewaktu di Uhud,
berusaha dia menjaga Rasulullah .

itu nyata,
sudah membuat hatinya bahagia .

walau Syahid belum lagi miliknya .



kejayaan bukan satu destinasi,
tapi sebuah perjalanan .
-adam khoo



Allah tidak pernah memungkiri janjinya .
Allah tidak pernah mensia-siakan hambanya .

Cuma yang harus kita akur,
najah kita,
cepat atau lambat,
sekarang atau nanti .

Allah mengetahui apa yang tidak kita ketahui .
Allah mengetahui apa yang tidak kita ketahui .

Akhirnya kita maklum,
Thalhah yang itu,
sebenarnya dipandang Allah .

Tersenarai dalam 10 sahabat Rasulullah .
Dijanjikan Syurga .
S-Y-U-R-G-A .

Subhanallah .





10 sahabat promised to enter paradise :’)


dan Husna ,
tak ter-ibrah-kah engkau
pada hammasah Thalhah ?
dan hatinya yang indah ?

Allahu allah .
T.T
***

" Husna, yakinlah pada Plan A .
Tapi, tak bermakna kita tak perlukan  Plan B dan C ."
- ketua batch, supper time, meja dm aspuri, dis '12.


--
kat sini . dan sini .
mungkin boleh jadi cara mudah hafal hadis .

have a try :)



    سُبْحَانَ اللهِ وَبِحَمْدِهِ * سُبْحَانَ اللهِ الْعَظِيْمِ 


Monday, February 11, 2013

Seperti Al Banna .



Bismillaahirrahmaanirrahiim .





Suatu hari, Khalifah Umar Abdul Aziz,
sedang merebahkan dirinya beristirehat .
Selepas mengebumikan khalifah sebelumnya, Sulaiman bin Malik .

Tetapi,
baru saja dia merebahkan badannya,
seorang pemuda 17 tahun datang dan mengatakan,
"Apa yang tuan lakukan wahai Amirul Mukminin ?"

Khalifah Umar menjawab,
"Biarkan saya tidur sejenak. Saya sangat letih. "

Namun, pemuda tadi seperti tak berpuas hati dengan jawapan tersebut .

Dia bertanya lagi,
"Apakah tuan akan tidur sebelum mengembalikan barang yang diambil secara paksa kepada pemiliknya,
wahai Amirul Mukminin ?"

Khalifah menjawab,
"Jika tiba waktu zuhur, saya bersama orang-orang saya akan mengembalikan barang-barang tersebut kepada pemiliknya ."

Pemuda tadi menyambung,
"Wahai Amirul Mukminin, siapa yang menjaminmu hidup sampai selepas waktu zuhur ? "

Tubuh bergetar .

Pemuda itu bernama Abdul Malik . Dia adalah putera Amirul Mukminin itu sendiri,
Umar Abdul Aziz .
Moga Allah merahmati kedua-duanya .

Halaman 3 dan 4 .
Cinta di Rumah Hasan Al Banna , Mohammad Lili Nur Aulia .


***

Dalam sempit-sempit waktu,
'dia' pasti akan adakan waktu untuk bermedang-medang dengan saya .
Medang tu dalam bahasa Jawa . Secara mudahnya ,  borak-borak sambil minum teh, kopi . :)

Borak-borak kami berkisar sirah, kemanusiaan, kehidupan, haraki atau apa-apa pun .
Borak-borak kami  tak tentu tempat, masa .
Adakalanya, dalam kereta, atau mungkin sewaktu di meja makan kat rumah .
Kadang-kadang cuma lima, sepuluh minit .
Yang waktu tu, hanya kami berdua .

Lalu, saya menamakan sesi bersama 'dia'  itu brain-to-brain . ehehs .
Setelah sesi heart-to-heart biasanya saya luangkan dengan pasangan  dunia akhirat 'dia'  itu .
Ibu saya .

Dia, ayah saya .

Antara yang ditunggu, bila ayah buat bedahbuku percuma .
' Cinta Di Rumah Hasan Al Banna', salah satu darinya .
Tentang kisah didikan Hasan Al-Banna untuk keluarganya .

"Anak Hasan Al Banna hebat-hebat  . Hasil didikan Hasan Al Banna yang hebat . Dan Hasan Al Banna yang hebat, mesti ayahnya hebat, dan ayah Hasan Al Banna yang hebat, mesti ayah kepada ayah Hasan Al Banna juga hebat, kan yah ? "

Saya cuba-cuba buat kesimpulan .

"Cuba kita tengok, siapa orang hebat-hebat, tapi ibu bapanya bukan orang hebat ?"
Ayah menyambung soalan saya dengan soalan .

Memang  ada, tapi taklah selalu .

Dalam hati, saya menghidu impian ayah,
menjadikan kami kami ini, anak-anak yang jelas matlamatnya .
Yang terpandu fikrahnya .
Yang segar jiwanya .
Yang kencang langkahnya .

Seperti Al Banna .

Dan saya juga tau,
semuanya akan berlaku dengan tidak mudah .

Kuatkanlah Ya Allah,
kuatkan.

***

Juga part yang paling saya suka,
mestinya ketika bertanyakan ayah kisah-kisah zaman remajanya .
Kami menghabiskan sekolah menengah di tempat yang sama .
Tanah waqaf yang sama .

Mungkin sebab tu kot ada kimia lebih kat situ . hehs .

Selalu ayah sebut,
"Biarlah kat mana pun, mutiara itu harus kita sebar, bukan hanya simpan,
atau rahsiakan dari orang lain . "

Kerana kita tak tahu, mungkin ada bahagian dari mutiara itu yang mampu memanfaati ummah .

Peganglah .
Peganglah .


Dan percayalah :)

.
.




Ya Allah, jagakanlah jiwa .
Imankanlah iman kami,  kami bimbang akan nipisnya ia yang seperti kulitnya bawang .
Allahumma Ameen .

T.T

" Seseorang itu bukan diketahui HEBAT apabila orang lain bertanya;

SIAPA BAPAMU?? , tetapi apabila orang lain bertanya SIAPAKAH DIRIMU?? "

~Sultan Muhammad Al Fateh~